We were as one babe,For a moment in time...
And it seemed everlasting,that you would always be mine...
Now you want to be free, so i'm letting you fly
Cause I know in my heart babe...our love wiil never die no !!!
*(chorus)
You'll always be a part of me, i'm a part of you indefinitely...
girl's don't you know you can't escape me....
oh darling cause you'll always be my babe...
and we linger on , time can'y erase a feeling this strong...
now way you're never gonna shake me,ohh darling cause you'll be my baby
ain't gonna cry no, and i won't beg you to stay..
if you're determined to leave girl,i will not stand in your way..
but inevitably,you'll be back again...
cause i know in your heart babe, our love will never end no....
*(back to chorus)
i know that you'll be back girl,when your days and your nights get a little bit colder oh...
i know tht you'll be right back,babe oh...babe believe it's mater of time...
*(back to chorus)
Sabtu, 21 November 2009
Selasa, 03 November 2009
SEmua Tentang Aku
Inilah aku,manusia dengan seribu pedih di dada, lebih dari duri di mawar pedihku singgah dalam hati,mungkin aku orang yang naif dalam segala hal;cinta,sosial,pendidikan.
dalam kesempatan ini aku akan bercerita tentang aku yang sekarang; aku seorang mahasiswa-terimakasih sudah agak jauh aku melangkah dalam hidup- suatu perguruan tinggi swasta di kota SEmarang. Sudah lebih dari setahun aku mengembara di kota itu,mencari secercah impian dalam hati, harapan.Banyak yang tidak tahu siapa sebenarnya diri ku,cuma kamu yang tahu,karena aku tidak suka bercerita panjang lebar layaknya ayam ingin makan, hanya dengan inilah aku bisa mencurahkan senua isi hati ku.
Kau tahu,saat ini aku sedang kasmaran.yah, dengan orang yang tidak semestinya aku cintai,tapi aku tidak bisa menahan rasa ini,sudah terlalu kuat rasa ini mengakar dalam hati,orang yang bisa meluluhlantakan hati ni adalah seorang sahabat dari pacarku sendiri,Dia bernam TIA. Iya,dialah yang telah menghacurkan semuanya antar aku dan dia,tapi, setelah aku memutuskan untuk mengejarnya ia malah menjawab tidak.
AKu masih semester 3 jurusan pendidikan bahasa inggris, baru aku sadari kalau sekarang kuliah itu mahal,makannya aku sangat bersyukur bisa kuliah.
Begitu banyaknya terpaan ujian dakam hidup ini tang sudah membuat aku jatuh. Aku jadi teringat dengan perkataan seseorang kalau "orang yang sukses adalah orang yang bisa bangkit dari jatuh,meski berkali-kali".Kau tahu,sekarang aku tak tahu harus bagaimana aku bercerita,jujur aku bukan pendongeng,bukan pula pujangga.Harus dimulai dari mana saja aku tak tahu,maukah kau membantuku?sahabatku? aku tak punya siapa-siapa sekarang,orang-orang itu hanyalah bayangan yang tak lebih dari sebuah bayangan. Tak lebih. Bukan aku tidak menganggap semuaa orang-orang itu, tapi merekalah yang tak pernah menganggap aku!.maaf, mungkin aku terlalu emosi sekarang, maafkan aku sahabat. Hanya kaulah yang masih tersisa untukku.
Sahabat, menurutmu apakah aku membutuhkan seorang orang tua asuh?untuk membiayai aku selama kuliah, atau mungkin selamanya. Tapi aku tak ingin Orang tua asli ku sakit hati karena ini, Sahabat, aku takut. Antara desakan keadaan dan perasaan seorang anak. Aku biasa takut jika menghadapi segala sesuatu yang menurutku membutuhkan banyak pikiran.
Banyak orang yang mengiyakan ketika ku tanya hal itu kepada mereka,Hal ini terus menghantui setiap mimpi-mimpi burukku. Terkadang aku berfikir jika Tuhan sudah murka dan jenuh dengan ku, dan segala yang telah aku perbuat. Jika memang begitu aku minta maaf Tuhan!, aku minta maaf.Terkadang juga aku terlalu naif dengan diriku sendiri, Sahabat, aku buta tehadap diriku sendiri! bukankah itu hal yang menakjubkan? hah? Aku sering menganggap diriku adalah yang terbaik,yang terkaya,mempunyai segalanya,bisa segalanya, ingin mnangis sejadinya jika mengingat ini semua, aku menanis bukan karena aku berdosa tapi aku takut kalau semua kebohongan ku ini terbongkar,bahwa aku sebenarnya tidak punya apa-apa. Aku takut!.
Sekarang hanya menunggu semuanya terbuka, terbuka bagai lembaran kertas yang tak sengaja terbang tertiup angin. Kau mungkin tak begitu mengerti akan kaedaanku sekarang, tapi tak apalah.
Oh ya aku ini Rea. Rea si pembohong, kau boleh memanggilku pembohong, aku tak marah ketika orang menyebutku begitu, memang ini lah adanya, Rea sekarang sering menangis, tapi dalam hati. Kau tahu sahabat, Rea sekarang sedang terjepit,tak bisa kemana-mana, kau dengarkah rintihan perihnya? iya aku mendengarnya.
dalam kesempatan ini aku akan bercerita tentang aku yang sekarang; aku seorang mahasiswa-terimakasih sudah agak jauh aku melangkah dalam hidup- suatu perguruan tinggi swasta di kota SEmarang. Sudah lebih dari setahun aku mengembara di kota itu,mencari secercah impian dalam hati, harapan.Banyak yang tidak tahu siapa sebenarnya diri ku,cuma kamu yang tahu,karena aku tidak suka bercerita panjang lebar layaknya ayam ingin makan, hanya dengan inilah aku bisa mencurahkan senua isi hati ku.
Kau tahu,saat ini aku sedang kasmaran.yah, dengan orang yang tidak semestinya aku cintai,tapi aku tidak bisa menahan rasa ini,sudah terlalu kuat rasa ini mengakar dalam hati,orang yang bisa meluluhlantakan hati ni adalah seorang sahabat dari pacarku sendiri,Dia bernam TIA. Iya,dialah yang telah menghacurkan semuanya antar aku dan dia,tapi, setelah aku memutuskan untuk mengejarnya ia malah menjawab tidak.
AKu masih semester 3 jurusan pendidikan bahasa inggris, baru aku sadari kalau sekarang kuliah itu mahal,makannya aku sangat bersyukur bisa kuliah.
Begitu banyaknya terpaan ujian dakam hidup ini tang sudah membuat aku jatuh. Aku jadi teringat dengan perkataan seseorang kalau "orang yang sukses adalah orang yang bisa bangkit dari jatuh,meski berkali-kali".Kau tahu,sekarang aku tak tahu harus bagaimana aku bercerita,jujur aku bukan pendongeng,bukan pula pujangga.Harus dimulai dari mana saja aku tak tahu,maukah kau membantuku?sahabatku? aku tak punya siapa-siapa sekarang,orang-orang itu hanyalah bayangan yang tak lebih dari sebuah bayangan. Tak lebih. Bukan aku tidak menganggap semuaa orang-orang itu, tapi merekalah yang tak pernah menganggap aku!.maaf, mungkin aku terlalu emosi sekarang, maafkan aku sahabat. Hanya kaulah yang masih tersisa untukku.
Sahabat, menurutmu apakah aku membutuhkan seorang orang tua asuh?untuk membiayai aku selama kuliah, atau mungkin selamanya. Tapi aku tak ingin Orang tua asli ku sakit hati karena ini, Sahabat, aku takut. Antara desakan keadaan dan perasaan seorang anak. Aku biasa takut jika menghadapi segala sesuatu yang menurutku membutuhkan banyak pikiran.
Banyak orang yang mengiyakan ketika ku tanya hal itu kepada mereka,Hal ini terus menghantui setiap mimpi-mimpi burukku. Terkadang aku berfikir jika Tuhan sudah murka dan jenuh dengan ku, dan segala yang telah aku perbuat. Jika memang begitu aku minta maaf Tuhan!, aku minta maaf.Terkadang juga aku terlalu naif dengan diriku sendiri, Sahabat, aku buta tehadap diriku sendiri! bukankah itu hal yang menakjubkan? hah? Aku sering menganggap diriku adalah yang terbaik,yang terkaya,mempunyai segalanya,bisa segalanya, ingin mnangis sejadinya jika mengingat ini semua, aku menanis bukan karena aku berdosa tapi aku takut kalau semua kebohongan ku ini terbongkar,bahwa aku sebenarnya tidak punya apa-apa. Aku takut!.
Sekarang hanya menunggu semuanya terbuka, terbuka bagai lembaran kertas yang tak sengaja terbang tertiup angin. Kau mungkin tak begitu mengerti akan kaedaanku sekarang, tapi tak apalah.
Oh ya aku ini Rea. Rea si pembohong, kau boleh memanggilku pembohong, aku tak marah ketika orang menyebutku begitu, memang ini lah adanya, Rea sekarang sering menangis, tapi dalam hati. Kau tahu sahabat, Rea sekarang sedang terjepit,tak bisa kemana-mana, kau dengarkah rintihan perihnya? iya aku mendengarnya.
Langganan:
Postingan (Atom)